Pengertian serta Perbedaan MRT dan LRT yang Ada di Indonesia

Perbedaan MRT dan LRT di Indonesia (Sumber pexels.com)
Perbedaan MRT dan LRT di Indonesia (Sumber pexels.com)
Daftar isi

Pembangunan infrastruktur di Indonesia akhir-akhir sangat berkembang dengan pesat, terutama dari segi transportasi umum, seperti MRT dan LRT. Di sisi lain, MRT dan LRT ini yang terbilang baru ini membuat masyarakat Indonesia masih merasa awam akan kehadiran dua kereta cepat tersebut. Sehingga, masyarakat masih tidak mengetahui perbedaan MRT dan LRT secara keseluruhan.

Maka dari itu, Tiket Resmi pada kesempatan kali ini ingin menjelaskan kepada Anda mengenai perbedaan MRT dan LRT di Indonesia. Selain perbedaannya, Informasi yang akan Anda dapatkan melalui artikel ini yaitu pengertian, alasan dibangun, keunggulan, serta kelebihan MRT dan LRT. Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini, ya!

Baca Juga: Rute MRT Jakarta: Daftar Stasiun, Tarif, & Cara Pesan Tiket

Mengenal MRT dan LRT, Si Cepat yang Difavoritkan Masyarakat

MRT dan LRT merupakan dua transportasi umum yang baru tersedia di Indonesia sehingga masyarakat merasa tertarik untuk mencobanya pertama kali. Walau demikian, masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu perbedaan MRT dan LRT. 

Kepanjangan dari MRT adalah Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu dalam Bahasa Indonesia. Sedangkan, LRT merupakan singkatan dari Light Rail Transit atau Lintas Rel Terpadu dalam Bahasa Indonesia.

Artikel Terkait

Kedua transportasi ini sangat digemari oleh masyarakat karena bergerak lebih cepat dibandingkan transportasi umum jalur darat lainnya. Selain itu, Anda tidak perlu merasakan padatnya jalan raya apabila menggunakan transportasi kereta cepat ini. Bahkan, MRT diketahui dapat melaju dengan kecepatan hingga 100 km/jam.

MRT sendiri telah dibuka dan resmi beroperasi pada bulan Maret 2019. Di sisi lain, LRT Jakarta baru dilakukan uji coba untuk masyarakat umum pada bulan Juni 2019. 

Baca Juga: Cara Naik MRT Jakarta Terbaru

Alasan Dibangunnya MRT dan LRT

Seperti yang telah diketahui, MRT dan LRT telah tersedia secara penuh pada kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta. Mengapa pemerintah provinsi DKI Jakarta membangun MRT dan LRT? 

Kota Jakarta merupakan daerah yang masyarakatnya memiliki tingkat mobilitas paling tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, MRT dan LRT dibangun oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta agar dapat mengurangi kemacetan jalanan terutama pada jam-jam sibuk. 

Perbedaan MRT dan LRT di Indonesia

Perbedaan MRT dan LRT (Sumber pexels.com)

Sebagai moda transportasi baru, banyak orang yang masih merasa awam dengan MRT dan LRT. perbedaan MRT dan LRT memang agak sulit untuk diketahui oleh orang awam. Moda transportasinya yang sama-sama berupa kereta dan sekilas nampak sama sehingga sulit untuk dibedakan. 

Oleh karena itu, Tiket Resmi ingin menjelaskan kepada Anda perbedaan MRT dan LRT secara ringkas. Adapun Perbedaan MRT dan LRT dapat Anda ketahui melalui penjelasan berikut ini.

Mass Rapid Transit (MRT)Light Rail Transit (LRT)
Jumlah RelMenggunakan 2 relMenggunakan 3 rel
Kecepatan80 hingga 100 km/jam50 hingga 90 km/jam
Kapasitas Penumpang1.950 penumpang600 penumpang
Jumlah Gerbong6 gerbong2-4 gerbong
Sumber Daya ListrikListrik dari bagian atas keretaListrik dengan aliran bawah
Jalur PerlintasanJalur layang serta jalur bawah tanahJalur layang
Jumlah Stasiun13 stasiun hingga saat ini6 stasiun hingga saat ini (Jakarta)

Rute MRT dan LRT

Rute MRT dan LRT (Sumber: pexels.com)

Hingga artikel ini dibuat, infrastruktur MRT dan LRT masih dalam tahap pembangunan. MRT sendiri baru rampung pada pembangunan tahap 1. Rute MRT dari tahap 1 yang telah beroperasi adalah sebagai berikut.

Stasiun Lebak Bulus Grab – Stasiun Fatmawati – Stasiun Cipete Raya – Stasiun Haji Nawi – Stasiun Blok A – Stasiun Blok M BCA – Stasiun ASEAN – Stasiun Senayan – Stasiun Istora Mandiri – Stasiun Bendungan Hilir – Stasiun Setiabudi Astra – Stasiun Dukuh Atas BNI – Stasiun Bundaran HI

Sedangkan, pembangunan tahap 2 sedang direncanakan dengan melanjutkan pembangunan untuk rute Stasiun Bundaran hingga Ancol.

Di sisi lain, LRT rencananya akan dibangun untuk 2 rute, yaitu rute Jabodetabek dan rute Jakarta. Rute yang baru beroperasi adalah rute Jakarta dengan melewati beberapa stasiun, yaitu:

Stasiun Pegangsaan Dua (Kelapa Gading) – Stasiun Boulevard Utara – Stasiun Boulevard Selatan – Stasiun Pulomas – Stasiun Equestrian – Stasiun Velodrome (Rawamangun)

Sedangkan, rute Jabodetabek yang baru akan dibangun akan melewati 18 stasiun. 18 stasiun tersebut diantaranya yaitu:

Stasiun Dukuh Atas – Stasiun Setiabudi – Stasiun Rasuna Said – Stasiun Kuningan – Stasiun Pancoran – Stasiun Cikoko – Stasiun Ciliwung – Stasiun Cawang – Stasiun TMII – Stasiun Kampung Rambutan – Stasiun Ciracas – Stasiun Harjamukti – Stasiun Halim – Stasiun Jatibening Baru – Stasiun Cikunir I – Stasiun Cikunir II – Stasiun Bekasi Barat – Stasiun Jatimulya

Baca Juga: LRT Jakarta: Rute, Tarif Tiket, dan Jadwal Terkini 2022

Keunggulan serta Kekurangan MRT dan LRT

Sejak awal kemunculannya, LRT dan MRT mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat karena kecepatan perjalanan serta fasilitas yang diberikan oleh transportasi ini. Walaupun harga tiket perjalanannya lebih tinggi dibandingkan dengan KRL, LRT dan MRT tetap diminati sebagai transportasi umum yang menawarkan kenyamanan bagi penumpangnya.

Dari segi kebersihan, MRT dan LRT unggul karena para petugasnya mengawasi penumpang dengan tegas agar tetap mematuhi peraturan yang ada, seperti larangan untuk makan dan minum dalam stasiun serta gerbong kereta.

Di sisi lain, dua transportasi umum berupa kereta cepat ini juga memiliki kekurangan. Masyarakat banyak yang mengeluhkan bahwa kursi yang disediakan sedikit membuat tidak nyaman penumpang. Hal ini dikarenakan kursi pada MRT dan LRT tidak seperti kursi pada KRL yang menggunakan sofa, melainkan kursi plastik yang keras.

Selain itu, beberapa akses pintu masuk untuk MRT kurang strategis dan kurang mudah dijangkau, seperti jauh dari gedung perkantoran atau pusat ekonomi. Peta rute untuk MRT dan LRT juga belum tersedia secara menyeluruh pada stasiunnya.

Baca Juga: Daftar Stasiun MRT Jakarta Terbaru 2022

Seperti itulah tadi penjelasan mengenai perbedaan MRT dan LRT serta informasi tambahan lainnya yang dapat Tiket Resmi berikan. Perbedaan MRT dan LRT di Indonesia merupakan transportasi umum yang baru disediakan oleh pemerintah akhir-akhir ini. Sehingga, kita harus menjaga fasilitas bersama ini dengan baik agar tetap bisa digunakan dengan nyaman oleh masyarakat umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *