Rambu Lalu Lintas – Arti, Fungsi, Gambar Terbaru

3 min read

Rambu rambu lalu lintas

Gambar rambu lalu lintas yang ada di sepanjang jalan bukan sekedar pajangan atau hiasan. Namun lambang tersebut memiliki arti dan kegunaannya masing-masing. Rambu-rambu lalu lintas ini nantinya akan memberikan isyarat kepada pengemudi mobil dan kendaraan lain untuk berhati-hati saat berada di jalan raya, dan masih ada banyak rambu lain yang memiliki arti lainnya. Tahukah Anda bila rambu-rambu lalu lintas ini telah terbagi menjadi beberapa kelompok? Simak pembahasan seputar arti, klasifikasi dan gambar rambu lalu lintas berikut ini. 

Pengertian Rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas adalah tanda mengandung simbol, huruf, angka, kalimat singkat dengan bentuk dan warna tertentu yang disesuaikan dengan makna perintah, petunjuk arah dan larangan saat berkendara.

Rambu-rambu lalu lintas dibuat sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 tahun 2014 yang bertujuan memberikan sebuah peringatan dan petunjuk bagi pemakai jalan. Bahkan pemerintah telah menyiapkan rambu ini agar dapat terlihat selama siang dan malam atau saat hujan. Oleh sebab itulah, pemerintah membuat rambunya dari material retro reflektif pada seluruh rambu konvensional. 

Fungsi dan Jenis Rambu-rambu Lalu Lintas

Untuk jenis rambu lalu lintas terbagi menjadi dua kelompok, yakni digolongkan sesuai dengan cara pemasangannya dan perlengkapan rambu. Menurut cara pemasangannya, rambu ini terbagi menjadi dua yakni rambu tetap dan rambu sementara. 

Rambu-rambu lalu lintas tetap adalah seluruh jenis rambu yang telah ditetapkan oleh Menteri Perhubungan. Sedangkan untuk rambu lalu lintas sementara adalah seluruh aturan yang dipasang dan berlaku dalam jangka waktu tertentu dan dapat dipindahkan. 

Menurut perlengkapan rambunya, dikelompokkan menjadi dua jenis yakni rambu konvensional dan rambu elektronik. Untuk rambu konvensional adalah rambu yang dibuat dari bahan yang dapat memantulkan cahaya (retro reflektif). Dan rambu elektronik adalah rambu yang informasinya diatur secara elektronik. 

Untuk rambu konvensional umumnya terdiri atas daun rambu dan tiang rambu. Daun rambu adalah sebuah plat aluminium yang berguna untuk memenuhi persyaratan teknis. Setiap daun rambu ini memiliki ukuran yang beragam. Mulai dari kecil, sedang, besar, atau bahkan yang sangat besar. Sedangkan tiang rambu adalah batangan logam yang menempel dan melekat pada daun rambunya. 

Sedangkan untuk rambu elektronik, umumnya digunakan sebagai pengendali lalu lintas. Selain itu, rambu ini juga dapat dijadikan sebagai informasi kondisi lalu lintas, cuaca, perbaikan jalan, dan kampanye keselamatan. 

Pengelompokan Rambu Lalu Lintas

Secara umum, rambu rambu lalu lintas telah dibagi dan dikelompokkan sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Mulai dari sebuah aturan yang berisi peringatan, larangan, perintah, petunjuk, dan berbagai aturan tambahan lainnya.

1. Rambu Peringatan

Dalam rambu ini berisi tentang peringatan bagi para pengguna jalan bahwa ada sebuah kemungkinan bahaya pada suatu tempat. Umumnya rambu ini didesain dengan warna dasar kuning dan menggunakan tulisan berwarna hitam. Selain itu, juga mempunyai bentuk seperti belah ketupat. 

Sebagai contohnya, rambu tikungan ke kiri dan ke kanan. Atau ada rambu turunan dan turunan yang curam yang digambarkan dengan sebuah mobil yang melalui turunan. Sebaliknya juga ada rambu tanjakan dan tanjakan curam. Hal tersebut menandakan bahwa di depannya ada sebuah tanjakan.

2. Rambu Larangan

Selanjutnya ada rambu yang berisi tentang larangan-larangan. Yang mana aturan ini tidak boleh dilakukan oleh pengguna di jalanan. Umumnya, gambar lalu lintas ini dirancang dengan latar berwarna putih dan tulisan berwarna merah atau hitam.

Untuk contohnya, ada rambu stop yang berarti perintah untuk berhenti sesaat sebelum mendapatkan kode meneruskan perjalanan. Atau perintah larangan masuk dan parkir. Selain itu, ada rambu larangan isyarat suara. Arti rambu lalu lintas ini adalah larangan untuk mengeluarkan isyarat suara seperti klakson.

3. Rambu Perintah

Kemudian rambu perintah, yang mana berisi seputar kewajiban yang dilakukan oleh pengguna di jalan raya. Umumnya, didesain dengan bentuk bundar dan berwarna biru. Selain itu, lambangnya berwarna putih dan merah untuk garis sebagai batas akhirnya. Rambu ini dapat ditemui dalam berbagai simbol yang mana memiliki arti rambu lalu lintas berbeda-beda.

Contohnya antara lain, rambu bundaran yang berarti bahwa Anda harus mengikuti arah yang ditentukan oleh bundaran. Kemudian ada rambu pejalan kaki, kecepatan minimum, lepas kecepatan minimum. 

4. Rambu Petunjuk 

Untuk rambu ini berisi petunjuk-petunjuk yang berguna menunjukkan sesuatu bagi pengguna jalan. Sebagai contohnya rambu berbentuk persegi panjang dengan warna dasar biru dan jalan di tengah yang berwarna putih. Hal ini berarti bahwa di depan ada sebuah jalan tol. 

Untuk contoh rambu petunjuk adalah rambu jurusan di persimpangan, jurusan arah daerah, petunjuk objek wisata, dan awal batas daerah. Arti rambu lalu lintas ini berbeda-beda, yang mana berguna untuk memberikan petunjuk dan sebuah informasi kepada pengguna jalan.

5. Rambu Tambahan

Papan tambahan digunakan untuk memuat berbagai keterangan yang diperlukan dalam berkendara. Umumnya diperlukan untuk menyatakan waktu, jarak, jenis kendaraan tertentu, dan perihal lainnya yang berhubungan dengan manajemen atau rekayasa lalu lintas.

Sebagai salah satu contohnya adalah papan jenis kendaraan, hal ini bertujuan untuk memberitahukan bahwa jalan ini dikhususkan untuk tipe tertentu. Ada papan berlakunya rambu, hal ini berguna untuk memberikan informasi berupa seberapa jauh jarak aturannya berlaku. Atau bahkan papan peringatan dan papan durasi berlakunya rambu.

6. Rambu Nomor Rute

Dan yang terakhir adalah rambu yang berisi seputar petunjuk, yang mana kebanyakan digunakan untuk menginformasikan rute angkutan tertentu. Dengan tujuan untuk memudahkan penumpang yang ingin menuju ke suatu tempat. Umumnya, berbentuk persegi panjang dengan warna dasar hijau dan garis tepi yang berwarna putih. 

Foto oleh Humas Polres Bantul

Untuk contohnya sendiri adalah rambu rute nasional dan provinsi. Rambu rute nasional dilengkapi dengan tulisan “nasional” yang berwarna putih. Sedangkan rambu rute provinsi juga telah dilengkapi sebuah tulisan “provinsi” yang berarti bahwa Anda sedang melintasi jalur provinsi.

Itulah pembahasan lengkap seputar rambu rambu lalu lintas beserta artinya. Seperti yang diketahui bahwa dengan adanya rambu ini tentunya mampu membuat seluruh pengendara dan pengguna jalan yang mematuhinya, akan merasa aman dan nyaman. Rambu lalu lintas ini merupakan sebuah tanda yang berguna sebagai peringatan, larangan, perintah, petunjuk, nomor rute, dan ada sebagai aturan tambahan.

Last Updated on November 25, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top