Tes Psikologi SIM – Contoh Soal, Syarat dan Kisi

2 min read

tes psikologi sim

Ketentuan untuk melakukan tes psikologi sim, sebetulnya sudah lama dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Peraturan ini mulai berlaku sejak bulan Juni tahun 2009. Apakah Anda sudah mengikutinya? Jika belum, simak beberapa soal tes psikologi perpanjangan di bawah ini lengkap dengan contoh soal dan biaya untuk mengurusnya.  

Apa Itu Tes Psikologi SIM ?

Tes psikologi sim merupakan persyaratan bagi pengguna atau pemilik kendaraan bermotor untuk memiliki surat izin mengemudi (SIM).  Anda dapat mengikuti psikotest ini di kantor samsat terdekat di sekitar wilayah maupun tempat tinggal Anda. 

Hal-hal yang menjadi tolak ukur atau indikator pada tes psikologi adalah stabilitas emosi, kemampuan dalam berkonsentrasi dan pengendalian diri. Namun tak hanya itu saja, terdapat beberapa tes lanjutan lainnya yang harus diikuti oleh para perserta pemohon sim. 

Syarat Mengikuti Tes Psikologi

Terdapat beberapa persyaratan yang wajib dipatuhi oleh para peserta. Simak poin-poin pentingnya berikut ini. 

  • Harus berbadan sehat dan dibuktikan dengan surat keterangan dokter. 
  • Wajib mengikuti tes rohani, tes ini akan dilakukan sesuai dengan kepercayaan masing-masing. 
  • Membayar biaya administrasi 
  • Menyiapkan mental dan belajar dengan sungguh-sungguh agar Anda lolos mengikuti tes ini. 

Contoh Soal Tes Psikologi Perpanjangan SIM Terbaru 

Gambaran soal yang akan Anda kerjakan pada tes psikologi perpanjangan sim adalah sebanyak 30 soal. Simak beberapa gambarannya berikut ini : 

1. Kecermatan dalam berkendara

Indikatornya adalah dilihat dari kemampuan pengendara saat melihat situasi dengan cermat, sehingga tidak terjadi kesalahan yang tidak diinginkan. Misalnya saat terjebak macet, apa yang harus Anda lakukan? 

2. Adaptasi

Kemampuan seseorang dalam hal mengontrol dorongan di dalam diri, sehingga nantinya bisa beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan, kondisi dan situasi apapun saat mengemudi di jalanan. 

3. Konsentrasi

Sebuah kemampuan pengendara yang harus terus fokus saat mengemudikan kendaraannya di jalan raya. 

4. Konsistensi Kerja

Kemampuan pengendara untuk bisa mengatasi situasi tertekan atau yang menekan secara teratur. 

5. Pengendalian Diri

Tolak ukurnya yakni kemampuan mengendalikan sikap saat berkendara. Misalnya ketika terjadi kecelakaan di jalan, apa yang harus dilakukan? 

6. Stabilitas Emosi

Mengukur perasaan pengendara dalam hal mengontrol emosi ketika menghadapai situasi yang tidak nyaman saat berkendara. 

Setelah selesai mengerjakan, jawaban akan dikaji atau dikoreksi oleh psikolog saat itu juga. Hasil tes ini bisa langsung diketahui dan Anda tidak perlu menunggu lama. Apabila hasilnya tidak lolos, Anda dapat mengulangi prosesnya 

Soal Tes Psikologi Perpanjangan SIM 

Kisi-kisi soal tes psikologi perpanjangan sim adalah mengenai kecermatan dalam berkendara, adaptasi, konsentrasi, konsistensi kerja, pengendalian diri hingga stabilitas emosi saat berkendara. 

Bagi pemohon sim baru, peserta akan mengikuti tes dengan mengerjakan soal sebanyak 30 soal. Sedangkan untuk perpanjangan, hanya mengerjakan 18-20 soal saja. 

Kenapa lebih sedikit? Karena hal ini dilakukan untuk menguji apakah peserta sudah mengetahui kesalahan sebelumnya. Setelah itu jawaban akan dikoreksi dan disesuaikan dengan standar peraturan Kapolri. 

Berapa Biaya Tes Psikologi SIM ? 

Saat ini belum ada biaya tes psikologi sim yang pasti dari Dirlantas atau lembaga kepolisian. Namun sebaiknya Anda menyiapkan uang sebesar Rp. 50.000 sebagai persyaratan administratif sebelum mengikuti tes psikologi sim. 

3 Tips Lolos Psikotes SIM

Tips ini dapat dijadikan panduan agar bisa mengerjakan soal-soal tes psikologi dengan baik. 

  1. Para peserta diharapkan tidak dalam keadaan sakit saat mengikuti tes. 
  2. Pastikan Anda sarapan terlebih dahulu agar bisa fokus mengerjakan soal tes dan tidak kehilangan konsentrasi. 
  3. Peserta wajib berpakaian rapi dan sopan. 

Tes psikologi ini diterapkan dan berlaku untuk semua golongan. Mulai dari sim A, B1, C dan D. Tujuan dari diadakannya psikotes ini adalah untuk menguji stabilitas emosi pemohon saat berkendara. Dengan bijak ketika berkendara, tentu akan menjaga keselamatan Anda dan pengendara lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat dijadikan panduan ya!

Last Updated on Oktober 17, 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *