Cara Bayar Pajak Motor Online – Lengkap Syarat, Denda dan Cara Hitung!

5 min read

bayar pajak motor online

Apakah Anda termasuk orang yang sering telat bayar pajak motor karena tidak ada waktu ke kantor Samsat? Tenang saja! Mulai sekarang tidak perlu khawatir, karena Anda bisa bayar pajak motor online tanpa harus pergi ke kantor samsat.

Jika Anda belum paham caranya, yuk simak ulasan Tiket Resmi mengenai cara bayar pajak motor online serta persyaratannya dibawah ini!

Bayar pajak motor online bisa Anda lakukan melalui aplikasi Samsat Online Nasional (SAMOLNAS). Samsat Online Nasional adalah layanan jaringan elektronik yang disediakan oleh Tim Pembina Samsat Nasional berdasarkan undang-undang untuk melayani aktivitas masyarakat seperti perpanjangan STNK, info pajak serta bayar pajak motor online atau mobil tahunan secara daring

Sebelum melakukan pembayaran pajak motor secara langsung ataupun online, terdapat beberapa syarat bayar pajak motor yang harus Anda penuhi.

Syarat Bayar Pajak Motor Online

Sebelum melakukan pembayaran, berikut ini dokumen-dokumen yang harus Anda penuhi sebagai syarat bayar pajak motor online

  1. BPKB dan fotokopi BPKB satu lembar.
  2. KTP asli dan fotokopi KTP satu lembar.
  3. STNK dan fotokopi STNK satu lembar.

Ketika akan bayar pajak motor secara online, Anda perlu memastikan hal-hal di bawah ini:

  1. Pastikan motor Anda telah terdaftar dalam wilayah hukum daerah Kepolisian Daerah (Polda)
  2. Memiliki rekening bank yang telah melakukan kerja sama dengan Badan Pajak dan Retribusi Daerah agar pembayaran Anda tidak terkendala.
  3. Pastikan KTP asli Anda merupakan KTP yang valid dan terdaftar.
  4. Pastikan gadget Anda mendukung aplikasi SAMOLNAS, gunakan smartphone seperti android atau ios.
  5. Pastikan Anda memiliki alamat email yang aktif digunakan.

Cara Bayar Pajak Motor Online

Setelah mengetahui syarat bayar pajak motor, berikut ini langkah-langkah yang harus Anda ikuti untuk bayar pajak motor online melalui aplikasi SAMOLNAS:

1. Unduh aplikasi SAMOLNAS

Jika Anda belum memiliki aplikasi SALMONAS di ponsel Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunduh aplikasi tersebut melalui App Store atau Google Play Store.

2. Melakukan Pendaftaran

Sebelum melanjutkan proses transaksi, Anda harus mendaftar dahulu dengan cara klik tombol daftar pada aplikasi.

3. Melakukan Pengisian Data

Setelah berhasil mendaftar di aplikasi, Anda diminta untuk mengisi data pada kolom-kolom yang tersedia, diantaranya adalah nomor polisi, NIK serta 5 digit nomor rangka terakhir kendaraan. Setelah selesai mengisi data, klik tombol request kode bayar.

4. Mendapatkan SKKP elektronik dan Kode Bayar

Setelah melakukan request kode bayar, Anda akan mendapatkan SKKP (Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran) elektronik dan kode bayar untuk melanjutkan pembayaran.

5. Melakukan Pembayaran

Lanjutkan pembayaran dengan SKKP dan kode bayar yang sudah Anda dapatkan sebelumnya. Anda bisa melakukan pembayaran melalui bank atau channel payment lainnya seperti e-wallet, namun akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5.000 di setiap transaksi.

Beberapa bank yang telah bekerja sama dengan SAMOLNAS adalah BNI, BCA, BRI, BTN, Mandiri, CIMB Niaga dan Permata Bank.

6. Mendapat TBPKB dan stiker pengesahan STNK

Ketika Anda telah berhasil melakukan pembayaran, Anda akan mendapatkan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran dan stiker pengesahan STNK yang berlaku selama 30 hari. Kedua surat tersebut dapat Anda peroleh secara fisik atau elektronik.

TBPKB dan pengesahan STNK dalam bentuk elektronik dapat Anda terima melalui e-mail, sedangkan TBPKN dan stiker pengesahan secara fisik akan dikirim ke alamat yang tertera pada STNK. Proses pengiriman ini dapat memakan waktu 3-7 hari.

Jika alamat tempat tinggal Anda tidak sesuai dengan yang tertulis di STNK, Anda bisa segera melakukan konfirmasi ke call center Samsat di daerah Anda agar surat-surat tersebut bisa sampai di tempat dan waktu yang tepat.

Cara Cek Pajak Motor Online

Cara cek pajak motor online ada beberapa pilihan. Anda bisa mengecek berapa biaya pajak yang harus Anda bayarkan secara online melalui situs Samsat, SMS dan aplikasi e-samsat atau SAMOLNAS

Cara Cek Pajak Motor Online Melalui Situs Samsat

Situs Samsat berbeda antara daerah satu dengan yang lainnya, simak cara cek pajak motor online melalui situs Samsat DKI Jakarta dan Jawa Barat di bawah ini

DKI Jakarta

  1. Masuk ke website Samsat DKI Jakarta di link samsat-pkb2.jakarta.go.id/
  2. Anda akan diminta untuk mengisi data nomor polisi kendaraan dan NIK di kolom yang disediakan.
  3. Setelah terisi semuanya, klik tombol proses.
  4. Setelah Anda klik tombol proses, Anda langsung bisa melihat informasi nominal pajak yang mesti dibayarkan.

Peringatan: Nominal yang ditampilkan belum termasuk denda keterlambatan (jika Anda terlambat) dan juga belum termasuk tarif pajak progresif.

Jawa Barat

  1. Masuk ke website https://bapenda.jabarprov.go.id/
  2. Cari menu ‘Samsat’ pada bagian atas website kemudian pilih ‘Info Pajak Kendaran’ pada yang terletak di sub kategori paling atas.
  3. Anda akan diminta mengisi data nomor polisi kendaraan dan warna TNKB yang terdapat pada STNK di kolom yang disediakan.
  4. Masukkan kode captcha yang tertera pada layar lalu klik proses.
  5. Setelah Anda klik tombol proses, Anda langsung bisa melihat informasi kendaraan dan nominal pajak yang mesti dibayarkan.

Situs Wilayah Lain

Tidak semua wilayah di Indonesia memiliki situs Samsat sendiri, wilayah lain yang memiliki situs Samsat sendiri diantaranya:

  • Jawa Timur

Jika Anda berdomisili di Jawa Timur, Anda bisa mengunjungi situs Samsat Jawa Timur melalui link berikut ( E-Samsat Jatim (dipendajatim.go.id )

  • Aceh

Cara cek pajak motor online bagi Anda yang berada di Aceh bisa melalui situs Samsat Aceh pada link berikut ( E-samsat Aceh (acehprov.go.id) )

  • Riau

Riau juga memiliki situs sendiri yang dapat Anda kunjungi di situs Samsat Riau di link berikut (badanpendapatan.riau.go.id/infopajak/)

  • Kepulauan Riau

Selain Riau, wilayah Kepulauan Riau juga telah memiliki situs samsat sendiri yang bisa Anda kunjungi di link berikut (BP2RD PROVINSI KEPRI)

Cara Cek Pajak Motor Melalui SMS

Cara cek pajak motor melalui SMS belum diterapkan di seluruh wilayah di Indonesia. Layanan ini hanya bisa digunakan bagi Anda yang tinggal di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur saja. Tiap daerah memiliki formal penulisan SMS yang berbeda-beda.

DKI Jakarta

  • Ketik *368#
  1. Kemudian pilih menu 1. Polda Metro Jaya
  2. Setelah itu pilih menu 2. Info Pajak Ranmor
  3. Silahkan tulis nomor kendaraan Anda lalu klik OK/Kirim

Layanan pada nomor *368# ini dapat digunakan juga untuk daerah Sumatera Utara.

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengirimkan SMS dengan format:

Ketik METRO [spasi] Nomor polisi kendaraan kirim ke 1717

Jawa Barat

Bagi Anda yang berada di Jawa Barat bisa mengirimkan SMS dengan format:

Ketik poldajbr [spasi] nomor polisi kendaraan kirim ke 3977

Jawa Timur

Untuk wilayah Jawa Timur, Format yang digunakan sebagai berikut:

Ketik JATIM [spasi] nomor polisi kendaraan kirim ke 7070

Cara Cek Pajak Motor Online Melalui Aplikasi

Pengecekan pajak motor secara online melalui aplikasi dapat dilakukan di aplikasi Samsat Online Nasional (SALMONAS). Langkah-langkah yang dilakukan sama seperti langkah cara bayar pajak motor online seperti yang telah diulas di atas. 

Pertama-tama Anda perlu melakukan pendaftaran di aplikasi kemudian mengikuti alur instruksi pengisian data diri. Anda Akan langsung diberikan informasi mengenai jumlah nominal yang harus dibayarkan sekaligus mendapatkan kode bayar untuk segera melanjutkan pembayaran.

Beberapa ulasan diatas merupakan cara cek pajak motor online yang dapat Anda lakukan dimana saja dan kapan saja tanpa harus. mengunjungi kantor Samsat. Selain mengetahui cara cek pajak motor, Anda juga harus tahu bagaimana cara menghitung pajak motor yang Anda miliki. Berikut penjelasan cara menghitung pajak motor.

Cara Menghitung Pajak Motor Online

Cara menghitung pajak motor berdasarkan kepada ketentuan PPnBM dari pembelian kendaraan bermotor yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 yang berisi tentang barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah tersebut, tarif pajak yang dikenakan pada penjualan atas barang mewah kendaraan bermotor angkutan orang sebesar 15-70% dari harga jual. 

Selain pajak pembelian, pemilik kendaraan juga harus membayar pajak progresif dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) setiap tahunnya selama pemakaian.

Tarif Pajak Progresif Motor

Cara menghitung pajak motor juga dilihat dari tarif pajak progresif. Perhitungan pajak progresif motor ini diatur dalam Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah No. 28 Tahun 2009. Dikatakan sebagai tarif progresif, karena pengenaan pajak kendaraan ini bersifat progresif berdasarkan tingkat kepemilikan. Tarif yang dikenakan untuk kendaraan kedua, ketiga dan seterusnya akan terus bertambah 0,5%.

Sesuai dengan Pasal 6 Undang-Undang PDRD, tarif pajak progresif kendaraan bermotor ditetapkan sebesar:

  1. Untuk kendaraan pertama dikenai pajak progresif sebesar 1-2% dari harga kendaraan.
  2. Untuk kendaraan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya dikenai pajak progresif sebesar 2-10% dari harga kendaraan.

Besaran Tarif SWDKLLJ 

Berikut besaran tarif SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yang harus dibayarkan oleh setiap pemilik kendaraan bermotor berdasarkan PP No, 36 Tahun 2008 tentang Besar Satuan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan:

  1. Untuk sepeda motor dibawah 50 cc dibebaskan dari tarif SWDKLLJ
  2. Untuk sepeda motor roda dua dan roda tiga diatas 50-250 cc dikenai tarif sebesar Rp35.000
  3. Untuk sepeda motor diatas 250 cc dikenai tarif sebesar Rp83.000

Demikian cara menghitung pajak motor berdasarkan dari jenis-jenis pajaknya. Perlu diingat lagi bahwa setiap pembayaran pajak akan dikenai jatuh tempo, setiap pembayaran yang lewat dari jatuh tempo maka akan dikenai denda telat bayar pajak motor.

Denda Pajak Motor Online

Perhitungan denda pajak motor dimulai sejak dua hari hingga satu tahun setelah jatuh tempo. Namun, jika Anda sudah terlalu lama tidak membayar pajak maka bisa saja STNK Anda akan diblokir oleh pihak berwenang. 

Denda telat pajak motor terhitung sebesar 2% dan maksimal 25-48% tergantung dari berapa lama keterlambatannya. Perhitungan denda pajak motor juga berdasarkan nominal Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang tertulis di STNK.

Berikut rincian pembayaran denda telat bayar pajak motor berdasarkan PKB:

Durasi keterlambatanPerhitungan denda telat bayar pajak
1 Tahunangka PKB x 25%
6 bulanangka PKB x 25% x 6/12
3 bulanangka PKB x 25% x 3/12

Denda pajak motor dihitung untuk keterlambatan setiap bulannya, rumus yang digunakan sama seperti yang tertulis diatas. Rumus tersebut berlaku untuk tahun kedua hingga tahun keempat secara berturut-turut.

Denda telat pajak motor tidak hanya diambil dari besaran PKB saja namun juga dari besaran SWDKKJ. Keduanya dihitung secara terpisah, namun rumus perhitungan dan persentasenya sama yaitu 2% hingga 25% dalam satu tahun.

Berikut rincian pembayaran denda telat bayar pajak motor berdasarkan SWDKKJ:

Durasi keterlambatanPerhitungan denda telat bayar pajak
1 Tahunangka SWDKKJ x 25%
6 bulanangka SWDKKJ x 25% x 6/12
3 bulanangka SWDKKJ x 25% x 3/12

Kini Anda telah mengetahui cara cek dan bayar pajak motor secara online beserta dengan cara menghitung denda pajak motor. Dengan sistem online ini, Anda bisa melakukan pembayaran pajak tanpa harus pergi ke kantor Samsat. Mari menjadi warga negara yang baik dengan selalu membayar pajak tepat waktu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top