Cara Naik MRT Jakarta Terbaru 2021

4 min read

cara naik mrt jakarta

Siapa yang sudah pernah mencoba dan tau bagaimana cara naik MRT? Bagi Anda yang masih bingung, tidak perlu khawatir lagi. Yuk simak panduan cara naik MRT Jakarta pada ulasan berikut ini.

Sejak diresmikan pertama kali di Jakarta pada tahun 2019 lalu, banyak orang yang berlomba-lomba untuk mencoba angkutan umum terbaru ini. Bagaimana tidak? Terhitung lebih dari 20 tahun sudah, warga Jakarta memimpikan adanya transportasi kereta MRT.

Kini, masyarakat bisa merasakan kenyamanan naik kereta bawah tanah tanpa takut terjebak macet ke seluruh penjuru Jakarta. Menyenangkan bukan? Lalu bagaimana cara naik MRT di Jakarta? Dan apa saja rute serta jadwal keberangkatannya? Berikut pembahasannya.

Cara Beli Tiket MRT di Jakarta

Sebelum mulai pembahasan tentang cara naik MRT di Jakarta, pastikan Anda telah mengantongi tiket MRT ya! Tenang saja! Sobat Tiket Resmi bisa mendapatkan tiket MRT Jakarta secara online maupun offline. Bagaimana caranya? Yuk ikuti beberapa langkah berikut ini.

Beli Tiket MRT Online

Dengan ditiadakannya cara naik MRT Jakarta gratis, serta berkat layanan daring yang disediakan pemerintah, kini Anda bisa membeli tiket MRT tanpa perlu datang langsung ke stasiun. Ini caranya!

1. Unduh aplikasi MRT-J

Anda bisa mendapatkan tiket MRT secara online melalui aplikasi MRT-J yang tersedia di App Store dan Google Play Store.

2. Buat akun

Setelah aplikasi MRT-J terunduh, silahkan buka dan buat akun sesuai dengan data diri. Saat akun berhasil dibuat, Anda bisa langsung registrasi dengan username dan email yang telah terdaftar.

3. Pesan tiket

Layanan pemesanan tiket dapat dilakukan setelah registrasi dengan memilih stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan. Klik tombol Beli Tiket untuk melanjutkan proses pembayaran.

4. Pembayaran tiket

Ada beberapa jenis pembayaran yang dapat Sobat Tiket Resmi pilih, seperti DANA, OVO, LinkAja, dan GoPay. Pilih salah satu dan selesaikan proses pembayaran untuk melanjutkan ke laman Tiket Perjalanan.

5. Mendapatkan tiket

Kode QR akan dikirim dan dapat diakses dari akun MRT-J Anda. Tiket MRT akan langsung terintegrasi dengan kode QR yang nantinya akan dipindai saat memasuki pintu stasiun.

Pembelian Tiket MRT Secara Offline

Selain pembelian secara online melalui aplikasi, Anda juga dapat memesannya langsung menggunakan kartu multi trip dan e-money. Kartu multi trip ini bisa dipesan di mesin-mesin yang terdapat di setiap stasiun. Berikut langkah-langkah mendapatkan kartu multi trip melalui vending machine.

1. Klik pembelian tiket multi trip

Selain meniadakan kebijakan cara naik MRT Jakarta gratis, kini MRT Jakarta juga tidak lagi menyediakan pilihan tiket single trip, sehingga Anda hanya bisa membeli tiket multi trip yang disediakan oleh setiap stasiun. Kartu multi trip bisa digunakan berkali-kali serta dapat diisi saldo dengan masa berlaku yang lebih lama.

2. Pilih stasiun tujuan

Sesuaikan stasiun pemberhentian dengan tujuan Anda. Nantinya vending machine akan menginformasikan tarif harga yang harus dibayar sesuai dengan stasiun tujuan Anda.

3. Klik bayar

Setorkan uang sejumlah tagihan yang harus dibayarkan. Pembayaran kartu multi trip bisa dilakukan dengan memasukkan uang kertas ataupun logam. Vending machine menerima berbagai pecahan uang mulai dari Rp500, Rp1.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, dan Rp50.000.

4. Cetak setruk

Setelah menyelesaikan proses pembayaran, cetak bukti pembayaran yang terdapat di layar vending machine. Mesin akan mengeluarkan kartu multi trip serta setruk yang berisikan bukti pembelian tiket MRT sesuai tujuan perjalanan Anda.

Sedangkan e-money yang dapat digunakan sebagai tiket MRT adalah e-money Mandiri, Flazz BCA, Brizzi BRI, e-Toll Card Mandiri, J-card Bank DKI, dan TapCash BNI.

Cara Naik MRT di Jakarta

Agar tidak salah, Sobat Tiket Resmi wajib mengetahui cara naik MRT Jakarta seperti langkah-langkah di bawah ini.

1. Datangi stasiun keberangkatan MRT terdekat

Untuk cara naik MRT yang pertama adalah Anda perlu mengunjungi satu dari 13 stasiun yang beroperasi di Jakarta. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasuki stasiun MRT.

2. Penggunaan jenis tangga yang berbeda

Stasiun MRT menyediakan 2 macam tangga, yakni tangga manual serta eskalator. Tangga manual diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin turun. Sedangkan eskalator disediakan untuk pengunjung yang ingin naik. Disediakan juga lift bagi penumpang prioritas seperti manula, ibu hamil, dan disabilitas.

3. Perhatikan langkah kaki

Untuk Anda yang ingin menuruni tangga manual untuk mencapai bawah stasiun, diharapkan selalu berhati-hati. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab banyak yang menganggap bahwa tangga stasiun MRT sangatlah curam. Anda bisa berpegangan pada hand rail apabila takut jatuh.

4. Jangan membawa barang berbahaya

Pastikan tas yang Anda bawa terbebas dari barang-barang terlarang dan berbahaya. Bila tetap nekat, barang akan disita sesaat setelah melewati metal detector yang ada di stasiun.

5. Siapkan tiket

Sebelum masuk, pastikan Anda telah mengantongi tiket MRT sesuai stasiun tujuan. Apabila tidak memiliki e-money, kartu multi trip, atau belum membelinya secara online, Anda bisa langsung memesannya di mesin ataupun loket yang tersedia di stasiun.

6. Tap atau tempelkan kartu di gerbang penumpang

Setelah berhasil mendapatkan tiket, Anda bisa langsung masuk ke gerbang penumpang dengan menempelkan atau tap kartu. Gerbang penumpang akan otomatis terbuka sesaat setelah mesin memindai kartu Anda.

7. Turun dan masuk ke peron

Selepas gerbang penumpang terbuka, Anda bisa langsung turun menuju peron dan menunggu kereta MRT yang akan datang. Lalu, cari tempat yang kosong atau longgar untuk naik ke dalam kereta. Apabila ingin mendapat kursi, Anda bisa langsung menuju ke bagian tengah, sebab biasanya penumpang akan turun di sisi kepala dan ekor.

8. Antri dalam garis antrian dan di belakang garis aman

Selagi menunggu kereta datang, berdirilah dengan rapi dan tertib. Kereta MRT akan datang setiap 10 menit. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu berdesakan ataupun saling mendorong dengan penumpang lain.

9. Sebelum masuk, dahulukan penumpang yang turun

Pada jam-jam sibuk, perhatikan untuk selalu mendahulukan penumpang yang akan turun. Anda bisa menunggunya di garis kuning sisi kiri maupun kanan pintu.

10. Tempelkan Kembali Kartu di gerbang stasiun tujuan

Seusai menikmati perjalanan dan tiba di stasiun tujuan, segeralah menuju pintu keluar stasiun. Sebelum keluar, pastikan untuk tap kartu di gerbang penumpang stasiun tujuan. Total biaya perjalanan akan muncul tepat setelah mesin mendeteksi kartu Anda.

11. Patuhi peraturan serta petunjuk dan arahan petugas

Sebagai penumpang yang baik, pastikan untuk selalu mentaati peraturan serta arahan dan petunjuk petugas. Apalagi di masa new normal seperti sekarang, pasti ada beberapa ketentuan khusus yang ditetapkan pihak stasiun seperti menjaga jarak dan memakai masker.

Harga Tiket MRT di Jakarta

Pemerintah DKI Jakarta menyepakati besar tarif MRT pada tap di stasiun awal yaitu sebesar Rp3.000 dan akan bertambah Rp1.000 di stasiun berikutnya. Sehingga jarak terjauhnya mencapai total Rp14.000. Cek juga informasi lengkap tarif MRT disini. 

Rute MRT Jakarta

Setelah mengetahui harga tiket dan cara naik MRT di Jakarta, selanjutnya Anda perlu mengetahui rute stasiun yang dilewati. Selama 2 tahun beroperasi, MRT telah melayani berbagai rute yang terbagi dalam 2 fase, yakni rute fase 1 dan rute fase 2.

Rute Fase 1

Secara keseluruhan, koridor fase 1 mencakup rute Stasiun Lebak Bulus hingga ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) dengan total jarak mencapai kurang lebih 16 kilometer yang terdiri dari 10 kilometer jalur layang dan 6 kilometer jalur bawah tanah. Inilah beberapa stasiun yang melayani MRT.

  • Stasiun Lebak Bulus
  • Stasiun Fatmawati
  • Stasiun Cipete Raya
  • Stasiun Haji Nawi
  • Stasiun Blok A
  • Stasiun Blok M
  • Stasiun Sisingamangaraja (stasiun layang)
  • Stasiun Senayan
  • Stasiun Istora
  • Stasiun Bendungan Hilir
  • Stasiun Setiabudi
  • Stasiun Dukuh Atas
  • Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (stasiun bawah tanah)

Rute Fase 2

Proyek pembangunan MRT Fase 2 terdiri dari dua tahap, yakni fase 2A dan 2B. Proyek ini rencananya akan membentang dari kawasan bundaran HI hingga Ancol Barat sepanjang 11,8 kilometer. Berikut konsep rute MRT fase 2.

Fase 2A

  • Stasiun Thamrin
  • Stasiun Monas
  • Stasiun Harmoni
  • Stasiun Sawah Besar
  • Stasiun Mangga Besar
  • Stasiun Glodok
  • Stasiun Kota

Fase 2B

  • Stasiun Mangga Dua
  • Stasiun Ancol

Dengan mengikuti cara naik MRT Jakarta di atas, kini kita bisa menggunakan transportasi umum satu ini ketika berkunjung ke Jakarta. Demikian ulasan lengkap mengenai cara naik MRT di Jakarta yang dapat Anda ikuti. Pastikan untuk selalu mematuhi segala peraturan serta protokol kesehatan yang telah ditetapkan, ya! Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat naik MRT!

Last Updated on Maret 30, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Top