Inilah Daftar 7 Pesawat Tempur Gagah yang Dimiliki Indonesia

Pesawat Tempur Indonesia Canggih (Sumber: @maulana.wiji.planespotter on Instagram)
Tahukah Anda bahwa Indonesia memiliki sederet pesawat tempur yang gagah dan canggih? Yuk, kenalan dengan 7 pesawat tempur Indonesia berikut ini!
Daftar isi

Kementerian Pertahananan Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Perancis untuk pembelian pesawat tempur. Sebanyak 6 unit pesawat dibeli untuk menambah daftar pesawat tempur Indonesia. Pesawat tempur dari Dassault Aviation diprediksi akan sampai di Indonesia dalam jangka waktu 4,5 tahun. Rencananya, akan dibeli 42 jenis pesawat tempur yang sama oleh pemerintah Indonesia.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga dikabarkan menyepakati rencana penjualan pesawat tempur berjenis F-15 sebanyak 36 unit ke Indonesia. Transaksi pembelian produksi pesawat tempur Boeing Co. diperkirakan bernilai kurang lebih US$ 13,9 miliar atau sekitar Rp199,48 triliun. Berdasarkan informasi dari Bloomberg, kongres AS akan meninjau dan mungkin menyetujui transaksi tersebut dalam waktu 30 hari. 

Kekuatan militer dalam suatu negara dapat dilihat dari berbagai aspek. Salah satu aspek penting yang sering diperhatikan untuk menunjang keberhasilan pertahanan negara adalah pesawat tempur. Indonesia memiliki berbagai jenis pesawat tempur yang dioperasikan oleh para Tentara Negara Indonesia dari matra Angkatan Udara. Inilah pesawat tempur indonesia terbaru yang akan Tiket Resmi bahas untuk menambah pengetahuanmu, Yuk baca selengkapnya!

7 Armada Pesawat Tempur Indonesia Terbaru

Pesawat Tempur Indonesia (Sumber: @vortex_aviation25 on Instagram
Pesawat Tempur Indonesia (Sumber: @vortex_aviation25 on Instagram

1. Fighting Falcon F16

Daftar pesawat tempur indonesia yang pertama adalah F16 Fighting Falcon. Pesawat ini dibuat di Amerika yang pada awal mulanya diproduksi oleh General Dinamics. Hingga pada tahun 1993, pesawat F16 dibeli oleh perusahaan Lockheed Martin. 

Pesawat yang sudah digunakan sejak tahun 1989 oleh Indonesia ini, memiliki kecepatan maksimal 15 km/jam dengan ketinggian maksimal 15 km serta dapat diperbaharui secara mandiri. Pembaharuan pesawat tempur F-16 dilakukan oleh TNI AU melalui program Enhanced Mid-Life Update (EMLU) – The Falcon Structural Augmentation Rodmap (Falcon STAR) yang dibantu PT Dirgantara Indonesia. Indonesia memiliki sekitar 12 unit. Namun, banyak faktor yang menyebabkan pesawat tempur jenis hanya tersisa 8 unit di Indonesia. 

Artikel Terkait

Faktor yang dimaksud adalah kerusakan hingga kecelakaan. Pada tahun 2012 Indonesia mendapatkan hibah dari eks Angkatan Udara Amerika sebanyak 24 unit. Walaupun hibah, Indonesia masih harus mengeluarkan biaya sekitar 750.000.000 USD sebagai biaya pembaharuan. Proses itu kemudian disebut Proyek Peace Bima Sena 2. 

Pesawat tempur Indonesia F16 Fighting Falcon ini termasuk dalam jenis pesawat tempur yang multiperan. Hal ini dikarenakan, F16 dapat digunakan untuk serangan udara ke udara hingga serangan dari udara udara ke darat. Pesawat ini bertempat di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur dan juga di Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. 

2. Super Tucano EMB-314/A-29

Jenis pesawat tempur indonesia selanjutnya adalah EMB-314. Selain menggunakan pesawat jet, TNI AU juga pesawat dengan alat penggeraknya berupa baling – baling. Pesawat tempur Indonesia yang satu ini dikembangkani oleh Brazil sejak 1995. Produksinya dilakukan secara massal pada tahun 2003. Sebanyak enam unit pesawat dibeli oleh pemerintah dari Brazil pada tahun 2012. 

Pesawat tempur EMB-314 memiliki kecepatan maksimal 590 km/jam dan ketinggian maksimum 10 km. Panjang pesawat ini sekitar 11,42 meter,  lebar 11,14 meter serta tinggi 3,9 meter. Pesawat ini juga dibekali dua buah senapan mesin berat jenis FN Herstal M3P dengan kaliber 12,7 millimeter. Senapan diletakkan di setiap sayap pesawat.  

EMB – 314 Super Tucano merupakan pesawat tempur Indonesia yang berfungsi sebagai misi serangan darat (anti gerilya). Pesawat ini cocok digunakan untuk melakukan pengintaian, close air support atau bantuan udara jarak dekat dan penumpasan pemberontak. Selain itu, pesawat ini dapat mengangkut beragam jenis persenjataan seperti bom cluster, rocket pod FFAR, dan rudal berpemandu laser sekelas Maverick. Pesawat EMB – 314 memiliki rudal anti pesawat jenis AIM-9L Sidewinder atau MAA-A1 Piranha untuk misi udara ke udara. Berat maksimal senjata yang dapat dibawa oleh pesawat tempur ini adalah 1,5 ton. 

Pesawat jenis EMB-314 Super Tucano ini ditempatkan di Skadron Udara 1 Lanud Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur. Pesawat ini menggantikan OV-10F Bronco yang kini berstatus grounded lantaran usianya sudah tua.  

3. Golden Eagle T50

Pesawat tempur Indonesia Golden Eagle T50 merupakan jenis pesawat pelatih atau trainer buatan Amerika Serikat dan Korea Selatan. Pesawat yang dirancang oleh Korean Aerospace Industry yang dibantu Lockhead Martin ini mulai muncul ke publik ketika diperkenalkan oleh Angkatan Udara Korea Selatan pada 22 Februari 2005. 

Pada tahun 2011, Indonesia membeli T50 I untuk menggantikan Hawk MK-53, yang kemudian pada tahun 2015 resmi tidak dipergunakan lagi. Pesawat ini digunakan Indonesia sebagai pesawat Lead In Fighter Trainer atau LIFT pada tahun 2013. Negara lain yang menggunakan jenis pesawat tersebut antara lain, Korea Selatan, Filipina, Thailand dan Irak. 

Pesawat Golden Eagle T50 memiliki panjang 12,9 meter dengan lebar 9,17 meter, dan tinggi 4,8 meter. Pesawat yang dibekali mesin General Electric F4040 afterburning turbofan mempunyai kecepatan maksimal 2.640 km/jam dan ketinggian maksimal 14,6 km. Persenjataan pada pesawat ini dilengkapi dengan Kanon 20 millimeter General Electric M61 Vulcan berisi 205 peluru.

Diumpankan senjata tersebut secara linier tanpa adanya sambungan yang dipasang tepat di belakang kokpit. Selain itu, pesawat ini dilengkapi rudal AIM-9 Sidewinder disetiap sayapnya. Lalu terdapat juga peluncur roket LAU-3 dan LAU-68, Bom Kluster CBU-58 dan Mk-20, dan Bom multiguna Mk-82, Mk-83, dan Mk-84. Pesawat tempur jenis T50 I diketahui dapat mengangkut roket rudal dan bom. Total senjata yang bisa diangkut sekitar 3,7 ton. 

Pada 18 juli 2022 terjadi kecelakaan pesawat T50 I di Blora, Jawa Tengah. Hal ini menyebabkan Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi meninggal dunia. Hingga saat ini masih dalam proses investigasi penyebab kecelakaan tersebut. Pesawat T-50 I ini ditempatkan di Skadron 15 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur. 

4. Bae Hawk 209

Daftar pesawat tempur Indonesia selanjutnya adalah British Aerospace Hawk atau disingkat BAE Hawk. Pesawat ini merupakan jenis latih lanjut yang dapat difungsikan sebagai pesawat tempur ringan. Pesawat tempur BAE Hawk adalah buat Inggris yang diproduksi oleh British Aerospace pada tahun 1977. 

Pesawat Hawk yang pertama kali digunakan TNI AU adalah yang berseri MK-53, merupakan versi ekspor untuk Indonesia dari seri Hawk-50. Pembelian pesawat tempur tersebut dilakukan Indonesia di antara tahun 1980 hingga tahun 1984 sebanyak 20 unit. Di tahun 1997 Indonesia mendatangkan pesawat Hawk seri 100 dan 200 dengan kode angka 9 karena hal ini Indonesia disebut sebagai seri 109 dan 209. Perbedaan keduanya terletak pada jenis kursi, seri 109 memiliki kursi ganda sedangkan seri 209 memiliki kursi tunggal. 

Pesawat Hawk Mk-209 dikhususkan untuk menjalani misi air superiority dan ground attack. Malaysia juga memiliki sejumlah pesawat Hawk jenis Mk 108 dan Mk 208 yang merupakan varian Hawk pertama dapat mengisi bahan bakar saat terbang. Pesawat tempur Indonesia jenis Hawk 209 ini memiliki panjang 12,07 meter dengan lear 9,94 meter dan tinggi 9,94 meter. Hawk 209 dilengkapi dengan dapur pacu berupa Turbomeca Adour MK.871 yang membuat pesawat ini dapat melaju dengan kecepatan maksimal 1481 km/jam. 

Senjata tambahan dipasangkan kepada pesawat tempur jenis ini, seperti rudal dan berbagai jenis bom. Hingga saat ini Indonesia masih menggunakan pesawat Hawk seri 109 dan 209. Hawk MK-3 tidak lagi dipergunakan sejak tahun 2015. Pesawat tempur ini berhanggar di Skadron Udara 1 Pontianak dan Skadron Udara 12 Pekanbaru. 

5. Dassault Rafale

Dassault Rafale merupakan pesawat tempur Indonesia terbaru dan tercanggih buatan Dassault Aviation. Pesawat tempur ini dilengkapi dengan beragam sistem persenjataan diantaranya, misil, bom, meriam, dan radar sensoris elektronik aktif. Rafale dapat menampung senjata hingga sembilan ton beratnya. Kecepatan maksimal mencapai 860 mph setara dengan 1.384 km/jam. 

Pesawat tersebut memiliki rudal jelajah SCALP yang memiliki jangkauan hingga 300 kilometer dari udara ke darat. Hal lain yang dimiliki pesawat ini yaitu, pod meriam kembar dan meriam Nexter 30 millimeter DEFA 791B dengan kapasitas penembakan hingga 2.500 peluru per menitnya. 

Saat ini Rafale menjadi satu-satunya pesawat tempur di Eropa yang memiliki radar pemindai elektronik RBE2. Radar yang mampu mendeteksi dan melacak lebih awal yang tidak dapat ditiru oleh radar pemindaian mekanis. Front Sector Optronics (FSO) adalah salah satu sistem yang diintegrasi dalam Rafale. Fungsi dari sistem ini yaitu, memberi kekebalan terhadap gangguan radar, mengidentifikasi musuh dari jarak jauh secara terselubung dan dapat mencari jangkauan laser untuk target udara, laut dan darat. 

Pesawat tempur ini ditaksir memiliki harga senilai US$ 115 juta atau setara Rp1,63 triliun per unitnya. Harga tersebut diluar ongkos penerbangannya yang diperkirakan sekitar US$ 16,5 ribu dollar atau sekitar Rp234,3 juta. Tidak hanya Indonesia yang tertarik membeli pesawat tempur Rafale. Diketahui beberapa negara sudah membeli pesawat produksi Perancis tersebut. India dan Qatar sudah memborong 36 unit, sedangkan mesir membeli 24 unit. 

6. Jet Tempur F-15

Jenis pesawat tempur Indonesia yang lainnya adalah Jet Tempur F-15 yang berasal dari Amerika Serikat. Memiliki panjang 19,45 meter, lebar 13,05 meter dan tinggi 5,65 meter. Pesawat ini memiliki bobot hingga 20,41 ton yang saat lepas landas dengan kapasitas beban maksimal 36,7 ton. Dengan bobot tersebut, pesawat F-15 mampu terbang dengan kecepatan maksimal 3.017 km/jam dan tinggi maksimal mencapai 19.812 ribu meter. Dari kecepatan dan tinggi maksimal tersebut pesawat ini memiliki daya jelajah mencapai 5.552 kilometer. 

Pesawat tempur Indonesia jenis ini juga dibekali senjata yang berbeda – beda sesuai jenisnya. Khusus model F-15 Advanced memiliki 12 rudal untuk misi udara ke udara dan 24 amunisi untuk udara ke darat. 

7. Sukhoi Su-30

Pesawat tempur Indonesia yang terakhir yakni Sukhoi Su-30. Pesawat yang dikembangkan oleh Rusia pada 1996 ini dirancang untuk memiliki keunggulan di udara, namun seiring berjalannya waktu, SU 30 dapat difungsikan dengan misi serangan darat juga. Indonesia menggunakan kedua seri tersebut. 

Pada awalnya, Indonesia telah lama tertarik dengan jenis pesawat yang sebelumnya dipergunakan Angkatan Udara Uni Soviet pada tahun 1985. Namun, krisis moneter menyebabkan Indonesia baru bisa mendatangkan 4 Sukhoi pada tahun 2003, masing – masing dua unit SU 27 sk dan dua unit SU 30 Mk. 

Tidak cukup puas dengan hanya memiliki 4 pesawat Sukhoi, Indonesia menambah unit pesawat Sukhoi SU 27 Skm dan SU 30 Mk2 sebanyak 6. Lalu, tahun 2014 Indonesia kembali membeli 6 unit pesawat Sukhoi berjenis SU 30 Mk2. Sehingga total pesawat jenis Sukhoi yang Indonesia miliki ada 16 unit. 

Pesawat Sukhoi SU-30 Mk memiliki panjang 21,9 meter, lebar 14,7 meter dan tinggi 6,36 meter yang dapat diisi oleh dua awak pesawat. Pesawat ini mampu melaju hingga 2.120 km/jam dengan daya jelajahnya yang mampu menjangkau hingga 3.000 kilometer. Pesawat ini dibekali persenjataan yang berada pada sisi kanan badan pesawat dengan misil antiradar. Pesawat ini dilengkapi kemampuan penyerangan darat yang presisi dengan misil dan bom kendali sesuai dengan persenjataan yang ada. Beban senjata tambahan yang dapat diangkut oleh pesawat itu seperti bom atau rudal adalah 8,2 ton. Pesawat Sukhoi SU-30 memiliki sistem radiolocation yang bisa melacak 10 target secara bersama – sama. Pesawat tempur jenis ini bertempat di Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin, Makassar.

Baca Juga: Pesawat Super Air Jet: Rute Terbaru, Terminal, dan Check in Online

Demikian daftar pesawat tempur di Indonesia terbaru yang Tiket Resmi sudah rangkum. Bagus dan canggih ya pesawat – pesawat tempur milik Indonesia! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *