10 Maskapai Penerbangan Indonesia Terbaik & Sejarahnya

Maskapai Penerbangan Indonesia (Sumber : Wikipedia)
Daftar isi

Seperti anda ketahui, pandemi Covid-19 menyebabkan berbagai sektor kehidupan masyarakat terhambat. Begitu pula dalam sektor perhubungan, bandara ditutup sehingga banyak maskapai penerbangan Indonesia yang mengalami masalah finansial. Saat ini, perlahan penerbangan mulai pulih dari keterpurukan dan sudah melayani penerbangan baik penerbangan domestik maupun penerbangan luar negeri.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai berita penerbangan di Indonesia, Yuk kenali lebih jauh mengenai sejarah serta beberapa maskapai terbaik yang ada di Indonesia supaya anda dapat mengenal maskapai mana yang sesuai preferensi anda.

Sejarah Maskapai Penerbangan di Indonesia

Sebelum membahas tentang daftar maskapai penerbangan Indonesia terbaik, Tiket Resmi akan membahas terlebih dahulu mengenai sejarah maskapai penerbangan Indonesia.

Menurut catatan sejarah, penerbangan yang pertama kali di wilayah Indonesia terjadi pada tanggal 19 Februari 1913. Penerbangan ini adalah penerbangan militer Belanda yang melakukan uji coba serta didatangkan langsung dari Belanda dengan cara ditarik menggunakan kapal laut. 

Penerbangan sipil pertama di Indonesia dianggap sebagai uji coba yang gagal karena pesawat sipil pertama tersebut jatuh di Kampung Baliwerti. Kejadian ini sekaligus menjadi kecelakaan pesawat pertama di Indonesia.

Artikel Terkait

Pada tahun 1914, pemerintah Hindia Belanda membentuk suatu badan percobaan penerbangan yang bernama Proef Vlieg Afdeling (PVA). Sejak berdirinya PVA, percobaan penerbangan terus dilakukan, beserta pengembangan teknologi penerbangan dan pelatihan penerbang pesawat. Beberapa percobaan mengalami kegagalan, tapi pemerintah Hindia Belanda yakin dengan masa depan dunia penerbangan di Indonesia.

Pada tahun 1924, pemerintah Hindia Belanda melakukan uji coba penerbangan pertama dari Amsterdam, Belanda ke Batavia, Hindia Belanda menggunakan pesawat jenis Fokker. Percobaan penerbangan ini memakan waktu sekitar 55 hari. 

Pesawat di lapangan terbang Oelin dekat Banjarmasin pada 1935 (Sumber : Wikipedia)

Pesawat uji coba tersebut memerlukan pemberhentian atau transit di 20 kota sebelum mencapai tujuan. Pesawat ini kemudian mendarat dengan aman di lapangan terbang Cililitan, Batavia. Pemerintah Hindia Belanda membangun banyak lapangan terbang sekaligus pangkalan militer di beberapa daerah, antara lain  Kalijati (Subang), Sukamiskin (Bandung), dan Cililitan (Batavia).

Selain melakukan uji coba pesawat militer, pemerintah Belanda juga mulai mencoba melakukan penerbangan komersial. Mulai pada tahun 1928, pemerintah Hindia Belanda membuat sebuah maskapai bernama Koninklijke Nederlandsch Indische Luchtvaart Maatschappij (KNILM). Keberadaan maskapai ini membuat perkembangan pada dunia penerbangan Indonesia.

KNILM memperkenalkan sistem penerbangan berjadwal pertama di Indonesia. Maskapai ini membuka jadwal penerbangan untuk jalur Batavia-Surabaya yang terbang satu hari sekali dengan transit di Semarang dan jalur Batavia-Bandung yang terbang satu kali dalam seminggu. 

Selain itu, juga terdapat jalur ke luar pulau, seperti Batavia-Palembang-Pekanbaru-Medan yang terbang seminggu sekali. Bukan hanya penerbangan domestik saja, maskapai KNILM juga membuka layanan untuk rute Batavia sampai Singapura dan Australia yang menandakan bahwa Indonesia sudah memiliki bandara internasional sejak masih bernama Hindia Belanda..

Rute penerbagan tersebut menunjukkan bahwa pada saat itu sudah ada bandara yang berdiri di Surabaya, Semarang, Bandung, Pekanbaru, Medan, dan Palembang. KNILM menggunakan jenis pesawat Fokker untuk melayani penerbangan, contohnya Fokker F.XII dan Fokker F.VIIb yang berkapasitas 2-5 orang.

Setelah kemerdekaan, penerbangan mulai dipegang oleh Indonesia. Angkatan Udara Republik Indonesia menginisiasi penerbangan sipil pertama pada masa kemerdekaan. Indonesia mulai mendirikan maskapai nasional sendiri, yang diberi nama Garuda Indonesia Airways setelah perundingan tanggal 21 Desember 1949 bersama pihak KLM.

Penerbangan Garuda Indonesia Airways pertama kali dilakukan dari Jakarta ke Yogyakarta untuk menjemput Preisiden Soekarno pada tanggal 29 Desember 1949, sehari setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda. Sejak saat itu, Garuda Indonesia terus mengudara hingga saat ini dan dunia penerbangan Indonesia semakin berkembang.

10 Maskapai Penerbangan Indonesia Terbaik

Setelah mengetahui tentang sejarah maskapai penerbanga di Indonesia, Tiket Resmi akan membahas tentang beberapa maskapai penerbangan Indonesia yang masih aktif sampai saat ini dan terpercaya oleh para konsumennya.

1. Garuda Indonesia

Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan nasional pertama Maskapai ini terkenal sebagai salah satu terbaik dari segi pelayanannya yang istimewa. Garuda Indonesia melakukan pelayanan terbaik melalui konsep layanan bertajuk “Garuda Indonesia Experience”. 

Pelayanan ini melayani penumpang dengan sikap ramah tamah khas Indonesia. Selain itu, maskapai Garuda Indonesia juga sudah menerima penghargaan IATA Operational Safety Audit dari International Air Transport Association (IATA) karena sudah memenuhi standar keselamatan penerbangan Internasional.

Maskapai Garuda Indonesia (Sumber : Wikipedia)

2. Citilink

Maskapai Citilink sendiri adalah anak perusahaan Garuda Indonesia. Keunggulan maskapai penerbangan Indonesia satu ini adalah harganya yang cukup murah jika dibandingkan maskapai lainnya. Oleh karena itu, penerbangan Citilink dapat menjangkau semua kalangan.

Maskapai penerbangan Indonesia ini pertama kali beroperasi pada tahun 2001 dan bergabung dengan Garuda Indonesia pada tahun 2012 sampai akhirnya memiliki sekitar 15 armada penerbangan. Bandara utama penghubung maskapai Citilink adalah Bandara Juanda yang melayani penerbangan ke Sumatera, Nusa Tenggara, dan pulau Jawa.

Pesawat Citilink (Sumber : Wikipedia)

3. Sriwijaya Air

Setelah Citilink, ada maskapai Sriwijaya Air. Akhir-akhir ini terdengar bahwa Sriwijaya Air bergabung bersama Garuda Indonesia bersama anak perusahaannya yang bernama NAM Air. 

Maskapai Indonesia ini memiliki kualitas atau standar keamanan terbaik dibandingkan maskapai nasional lainnya. Hal ini yang membuat penumpang merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan menggunakan maskapai ini. Selain itu, Sriwijaya Air membuka penerbangan internasional ke Timor Leste, Malaysia, dan Tiongkok.

Pesawat Sriwijaya Air (Sumber : Wikipedia)

4. Lion Air

Lion Air adalah maskapai penerbangan Indonesia yang memiliki pesawat paling banyak. Tidak hanya itu, Lion Air juga melayani penerbangan untuk menuju beberapa wilayah terpencil yang tidak bisa ditempuh pesawat maskapai lain. Harganya dapat dikatakan cukup terjangkau. 

Oleh karena harga tiket yang murah, maskapai penerbangan ini masih menjadi salah satu maskapai terbaik di Indonesia dan digemari oleh masyarakat. Dari segi kualitas, jumlah armada serta tiket yang murah, maskapai ini layak untuk meraih predikat sebagai maskapai swasta terbesar di Indonesia.

Pesawat Lion Air (Sumber : Wikipedia)

5. Batik Air

Batik Air adalah maskapai penerbangan yang masih satu bagian dengan Lion Air. Maskapai ini memulai penerbangan pertama pada 3 Mei 2013 dengan menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Manado. 

Meskipun maskapai ini tergolong muda, pelayanannya yang memuaskan membuat Batik Air menjadi pilihan para penumpang. Maskapai penerbangan ini melayani penerbangan ke berbagai daerah di Indonesia serta beberapa negara di Asia Barat dan Tenggara.

Pesawat Batik Air (Sumber : Wikipedia)

6. Air Asia

Air Asia bukan maskapai nasional yang berpusat di Indonesia, tapi di Malaysia. Air Asia melayani penerbangan dari luar negeri ke Indonesia dan juga sebaliknya. Tujuan yang ditempuh maskapai ini meliputi beberapa negara di Asia, seperti Arab Saudi, Indonesia, Jepang, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand. Keunggulan utama dari Air Asia adalah harga tiketnya yang murah. Sangat cocok bagi anda yang ingin mengunjungi berlibur ke negara-negara di Asia.

Pesawat Air Asia (Sumber : Wikipedia)

7. Wings Air

Selanjutnya adalah Wings Air. Maskapai Wings Air adalah anak perusahaan dari Lion Air, sama seperti Batik Air. Maskapai ini pertama kali mengudara pada 2003 dan melayani penerbangan ke seluruh Indonesia serta dua jalur penerbangan menuju Malaysia. Rute internasional yang diambil Wings Air sama seperti rute Lion Air, yaitu menuju Malaka dan Penang.

Pesawat Wings Air (Sumber : Wikipedia)

8. NAM Air

Pada awalnya, NAM Air adalah bagian dari perusahaan Sriwijaya Air, tapi kini sudah resmi bergabung dengan Garuda Indonesia. Maskapai penerbangan Indonesia yang berdiri pada tahun 2013 ini memiliki pesawat Boeing 737-500 Winglet yang berkapasitas 120 kursi dan pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

NAM Air menempuh perjalanan untuk seluruh wilayah Indonesia, serta satu rute internasional ke Bandara internasional Presidente Nicolau Lobato di Dili, Timor Leste. Maskapai ini juga satu-satunya maskapai Indonesia yang memperbolehkan pramugarinya menggunakan hijab.

Pesawat NAM Air (Sumber : Wikipedia)

9. Kalstar Aviation

Kalstar Aviation adalah maskapai peerbangan Indonesia yang berpusat di Serpong, Tangerang. Maskapai ini sudah memenuhi kategori 1 dari Otoritas Penerbangan Sipil Indonesia yang berkaitan dengan kualitas keselamatan penerbangan. 

Maskapai penerbangan Indonesia ini memfokuskan pelayanan dengan rute menuju bandara yang berada di Kalimantan serta beberapa daerah di Sumatera. Saat ini, maskapai Kalstar Aviation belum membuka penerbangan untuk keluar negeri.

Pesawat Kalstar Aviation (Sumber : Wikipedia)

10. Xpress Air

Terakhir adalah Xpress Air. Maskapai Xpress Air berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Sama seperti Kalstar Aviation, maskapai penerbangan Indonesia ini berfokus pada  beberapa wilayah di Indonesia, terutama Indonesia wilayah timur. Meskipun namanya asing bagi beberapa orang, maskapai ini sudah terkenal sebagai maskapai kategori dalam kualitas keamanan penerbangan. Selain itu, maskapai ini juga melayani penerbangan menuju Bandara Kucing dan Bandara Malaka di Malaysia.

Xpress Air (Sumber : Wikipedia)

Baca Juga : Mengenal Profesi Tukang Parkir Pesawat: Gaji & Syaratnya

Demikian penjelasan Tiket Resmi mengenai sejarah dan 10 maskapai penerbangan Indonesia. Dari sekian maskapai penerbangan, maskapai mana yang menjadi favorit anda sebagai teman perjalanan? Semoga penjelasan kali ini bermanfaat dan dapat memberikan rekomendasi untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *