Ini Fakta Menarik Tukang Parkir Pesawat & Info Gajinya

Tukang Parkir Pesawat (Sumber : Unsplash)
Mengenal pekerjaan sebagai tukang parkir pesawat dan info gajinya yuk!
Daftar isi

Jika kalian pergi ke suatu tempat menggunakan sepeda motor atau mobil, pasti kalian perlu untuk memarkirkan kendaraan di tempat yang sudah disediakan terlebih dahulu sebelum turun. Biasanya, tempat parkir tersebut akan dijaga oleh tukang parkir. Tukang parkir bertugas untuk menjaga kendaraan dan memberikan arahan ketika kendaraan parkir. Selain kendaraan bermotor, ternyata ada juga lho tukang parkir pesawat.

Kalian penasaran seperti apa pekerjaan ini? Yuk, ikuti Tiketresmi membahas tugas, syarat, serta nama tukang parkir pesawat ini. 

Mengenal Pekerjaan Sebagai Tukang Parkir Pesawat

Tukang parkir pesawat mungkin terdengar sebagai pekerjaan yang sepele, tapi nyatanya tidak dalam dunia aviasi. Tukang parkir pesawat disebut Marshaller. Tanggung jawab dari seorang Marshaller sangatlah besar. Mereka bertugas untuk memberi komando atau arahan kepada pilot ketika memarkirkan pesawat saat mendarat di landasan pacu bandara. 

Marshaller dituntut untuk memiliki ketepatan serta kecepatan ketika memberi arahan ke pilot serta mempunyai sertifikat yang harus ditempuh melalui pendidikan khusus. Oleh sebab itu, pekerjaan ini dapat digolongkan sebagai salah satu pekerjaan yang cukup menantang di bidang penerbangan.

Meskipun begitu, masih banyak orang yang belum tahu tentang pekerjaan bernama Marshaller ini. Padahal, pekerjaan ini juga sama pentingnya seperti pramugari dan pilot. 

Artikel Terkait

Syarat Menjadi Tukang Parkir Pesawat

Jika kalian tertarik untuk menjadi Marshaller, kalian harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:

  • Berusia minimal 18 tahun dan maksimal berusia 35 tahun ( beberapa maskapai memberikan usia maksimal 24 tahun)
  • Memiliki tinggi badan 

Pria : 165 -170 cm

Wanita : 158-160 cm

  • Berat badan ideal sesuai Body Mass Index (BMI) 
  • Sehat secara jasmani dan rohani
  • Minimal pendidikan SMA/sederajat
  • Penampilan menarik dan berkepribadian baik
  • Dapat berkomunikasi dengan baik
  • Telah mengikuti pelatihan khusus
  • Dapat menangani pelanggan

Jika memiliki kondisi mata minus dan kondisinya tidak terlalu parah atau dalam batas wajar, kalian masih dapat mendaftar untuk menjadi Marshaller. Selain beberapa persyaratan yang sudah Tiketresmi sebutkan di atas, kalian juga harus mempersiapkan fisik dan mental kalian untuk menjadi seorang Marshaller.

Pendidikan Tukang Parkir Pesawat

Sebelum menjadi seorang Marshaller, kalian perlu menempuh pendidikan terlebih dahulu. Untuk menempuh pendidikan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Berikut adalah syarat-syaratnya:

  • Berumur 18 tahun sampai 27 tahun
  • Minimal pendidikan SMA/SMK/ Sederajat
  • Minimal tinggi badan untuk pria 165 cm, sedangkan tinggi badan minimal untuk wanita 160 cm
  • Tidak bertindik
  • Tidak bertato
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak buta warna

Selain syarat di atas, kalian juga perlu mengumpulkan berkas berkas seperti KTP, Kartu Keluarga, Ijazah, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat keterangan sehat, dan pas foto.

Untuk pendidikan Marshaller, kalian tentu perlu membayar sejumlah biaya seperti biaya pendidikan dan biaya uji lisensi. Beberapa tempat pelatihan ada yang sudah menjadikan dua biaya tersebut menjadi satu paket pembayaran. Kisaran harga yang perlu kalian siapkan adalah sekitar Rp 8.000.000 sampai Rp 10.000.000. 

Sebagai catatan, biaya di atas masih biaya kotor dan perkiraan. Kalian juga perlu mempersiapkan biaya untuk sehari hari, wisuda, on job training, dan lain-lain. Supaya lebih aman, kalian perlu mempersiapkan belasan juta rupiah.

Pendidikan yang ditempuh biasanya hanya memakan hitungan minggu atau sebulan lamanya. Jadi, tidak akan menghabiskan waktu kalian sepenuhnya.

Setelah mengetahui biaya dan persyaratan untuk menjadi Marshaller, Tiketresmi akan memberikan beberapa rekomendasi sekolah yang bisa kalian kepoin.

1. Jogja Flight

Sekolah penerbangan ini terletak di Yogyakarta. Selain sekolah Marshaller, Jogja Flight ini juga mempunyai program pendidikan penerbangan yang lengkap, meliputi SMK, S1, dan pendidikan kilat (Diklat).

Kalian dapat mengikuti program pendidikan kilat Ground Support Equipment yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan jika ingin menjadi Marshaller. Syarat yang kalian harus penuhi adalah kemampuan berbahasa inggris. Jika kalian ingin tahu lebih banyak, kalian bisa cek situs resmi Jogja Flight.

2. AVIA Kampus Penerbang (ASTA)

Sekolah penerbangan ini terletak di Bali serta sudah memiliki koneksi dengan 50 perusahaan dalam bidang penerbangan. Jadi jangan khawatir jika kalian khawatir tidak mendapat lapangan pekerjaan.

Di ASTA kalian akan menempuh pembelajaran yang singkat. Tahap awal tentu adalah tahap pembelajaran terlebih dahulu. Setelah pembelajaran selesai, kalian akan langsung diarahkan untuk melakukan on job training. Setelah proses itu selesai, kalian akan direkomendasikan langsung untuk bekerja. Alur pembelajaran ini akan membuat waktu kalian lebih efektif

Biaya yang kalian perlu persiapkan adalah sekitar 4,5 juta rupiah untuk pendidikan dan 5 juta rupiah untuk lisensi. Jika kalian tertarik, kalian bisa cek situs resmi dari  AVIA.

3. SAS Training Center

SAS Training Center adalah lembaga keterampilan kerja yang mempersiapkan tenaga kerja dalam bidang perhotelan, pelayaran, dan penerbangan. Lembaga keterampilan kerja ini terletak di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Bagi kalian yang tertarik, kalian dapat mengikuti program yang hanya berlangsung dalam waktu 7 hari saja, serta merogoh biaya sebesar Rp 8.500.000. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pendidikan dan biaya lisensi yang langsung kalian dapatkan sesudah program selesai.

4. BP3 Cicurug

BP3 adalah tempat pelatihan yang pemerintah selenggarakan. Terkadang pemerintah akan membuka pendidikan kilat untuk menjadi Marshaller. Pelatihan akan terpusat di Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan di Tangerang.

Program yang dilaksanakan hanya membutuhkan waktu 10 hari. Biasanya, pelatihan ini juga gratis dan memang dikhususkan untuk memberdayakan masyarakat.

5. Politeknik Penerbangan Palembang 

Bagi kalian yang tinggal di Sumatera, ada Politeknik Penerbangan Palembang jika kalian ingin menjadi Marshaller. Waktu yang ditawarkan untuk menempuh diklat adalah 15 hari. Kalian akan menempuh 46 jam praktek dan 36 jam teori.

Setelah pendidikan selesai, kalian sudah siap untuk langsung terjun ke lapangan. Jika kalian ingin tahu lebih dalam, kalian dapat mengunjungi laman resmi Poltekbang Palembang. 

Tukang Parkir Pesawat (Sumber : Indozone)

Tugas Tukang Parkir Pesawat

Sesuai dengan namanya, tugas utama Marshaller atau tukang parkir pesawat adalah memarkir pesawat. Marshaller memberikan panduan pada pilot untuk memarkir pesawat yang mendarat di landasan pacu.

Meskipun pilot berkoordinasi dengan petugas menara bandara, pilot tidak bisa melihat tidak dapat melihat lahan parkir dari kokpit. Pilot perlu bantuan dari Marshaller untuk mengarahkan.

Marshaller memandu dengan cara memberikan aba-aba visual berupa gerakan. Mereka akan langsung mendekat ketika pesawat baru tiba di jalan penghubung pada pesawat. Biasanya, Marshaller juga menggunakan khusu bernama Follow me Car untuk mengarahkan pesawat. Pesawat akan mengikuti mobil tersebut ke tempat yang sudah ditentukan.

Ketika sudah sampai di tempat tersebut, tukang parkir pesawat akan turun dan memberikan isyarat tangan sampai pesawat terparkir dengan aman.

Marshaller atau tukang parkir pesawat perlu mengetahui beberapa isyarat tangan ketika memberikan instruksi kepada pilot. Isyarat-isyarat tersebut dapat berupa isyarat mematikan/menghidupkan mesin, isyarat berhenti, hingga isyarat untuk berjalan perlahan.

Laman Kementerian Perhubungan RI membuat rangkuman bahwa ada tiga fungsi dari Marshaller atau tukang parkir pesawat. Fungsi pertama adalah mencegah terjadinya kecelakaan pesawat serta memastikan bahwa tempat parkir pesawat sudah aman dan steril dari gangguan. Fungsi kedua adalah memastikan bahwa pesawat sudah terparkir dengan tepat. Fungsi ketiganya adalah menjaga ketertiban dan kerapian landasan pacu.

Gaji Tukang Parkir Pesawat

Kira kira berapa gaji tukang parkir pesawat ? Gaji tukang parkir pesawat atau Marshaller bisa mencapai US$21 per jam atau sekitar 302.500 rupiah per jam. Gaji Marshaller berbeda-beda untuk setiap negara. Hal ini dikarenakan gaji Marshaller sangat tergantung dengan perusahaan maskapai, lokasi bandara, pengalaman, serta jam kerja. Untuk gaji di Indonesia, tukang parkir pesawat akan mendapatkan gaji Rp 4 juta rupiah sampai Rp 7 juta per bulan

Baca Juga : Tips Naik Pesawat dari Tiketresmi

Demikian penjelasan Tiketresmi tentang Marshaller atau tukang parkir pesawat. Profesi ini masih jarang untuk dilirik khalayak umum. Jika berminat, kalian dapat menabung dan mempersiapkan badan serta mental mulai dari sekarang untuk menjadi seorang Marshaller nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *